Selanjutnya... Add new comment
Tasawuf
Kemuliaan Ummat Nabi Muhammad
Oleh: DR H Ahmad Najib Afandi MA
Banyak kita temukan ayat dan hadist dan kita juga sering mendengar penceramah yang mengatakan bahwa ummat Nabi Muhammad adalah sebaik-baiknya ummat manusia? Bahkan kebaikan dan kemuliaan itu belum pernah diberikan kepada ummat sebelumnya. Apa saja kemuliaan yang diberikan Allah kepada kita semua sebagai ummat Nabi terakhir? Berikut beberapa kemuliaan yang kami sarikan dari kitab ” Syaraf al ummat al Muhammadiyah” (kemuliaan ummat Nabi Muhammad) karya Sayed Muhamad bin Alawi Al Maliki Al Hasani.
Redupnya Nur Muhammad, Hancurnya kemanusiaan dan Kebangsaan (Habis)
Dr K.H. Ahmad Najib Afandi, MA*)
Redupnya Nur Muhammad, Bangkitnya Neo Jahiliyah Kini nur Muhammad itu telah redup dunia dan manusia telah kembali ke era jahiliyah. Kini kehidupan, keluarga, cara kerja dan semua gerak hidup manusia mulai dari anak-anak dan orang tua sudah tidak lagi mencerminkan nilai-nilai ke-Muhammad-an. Semua itu tidak lain akibat faktor manusia, antara lain:
Redupnya Nur Muhammad, Bangkitnya Neo Jahiliyah Kini nur Muhammad itu telah redup dunia dan manusia telah kembali ke era jahiliyah. Kini kehidupan, keluarga, cara kerja dan semua gerak hidup manusia mulai dari anak-anak dan orang tua sudah tidak lagi mencerminkan nilai-nilai ke-Muhammad-an. Semua itu tidak lain akibat faktor manusia, antara lain:
Redupnya Nur Muhammad Hancurnya Kemanusiaan dan Kebangsaan (1/2)
Dr K.H. A. Najib Afandi, MA *)
Mukadimah
Sejarah mencatat betapa suramnya dunia selama beberapa abad lamanya dan manusiapun terbelenggu dalam kebodohan, ketertinggalan dan kenistaan hidup, hancur tak bernilai, itulah era jahiliyah. Manusianya cerdas, memiliki kemampuan berkreasi, semangat dan etos kerja yang tinggi sehingga mampu membangun peradabannya yang khas, kultur jahiliyah. Namun demikian tetap saja kekerasan, pertikaian, pembunuhan dan perzinahan juga lainnya menjadi citra kehidupan...
Mukadimah
Sejarah mencatat betapa suramnya dunia selama beberapa abad lamanya dan manusiapun terbelenggu dalam kebodohan, ketertinggalan dan kenistaan hidup, hancur tak bernilai, itulah era jahiliyah. Manusianya cerdas, memiliki kemampuan berkreasi, semangat dan etos kerja yang tinggi sehingga mampu membangun peradabannya yang khas, kultur jahiliyah. Namun demikian tetap saja kekerasan, pertikaian, pembunuhan dan perzinahan juga lainnya menjadi citra kehidupan...
Mengembalikan Tasawuf Sebagai Gerakan Oposisi
A. Muntaha Afandie
Di hadapan para guru besar Universitas Al Azhar, Mesir, pada 21 Januari 1958, dengan kopiah hitam di kepala dan sorban putih melingkar di bahu, Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka), menyatakan bahwa salah satu penyebab penjajah mencengkeramkan kukunya di nusantara adalah kaum ajaran tasawuf yang jumud dan ’pasrah’: ”Diwaktu itu ajaran tasawuf yang salah, yang membawa jumud dan menyerah diri, yang mengajarkan ’Mûtû qabla an tamûtu, matilah sebelum...
Di hadapan para guru besar Universitas Al Azhar, Mesir, pada 21 Januari 1958, dengan kopiah hitam di kepala dan sorban putih melingkar di bahu, Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka), menyatakan bahwa salah satu penyebab penjajah mencengkeramkan kukunya di nusantara adalah kaum ajaran tasawuf yang jumud dan ’pasrah’: ”Diwaktu itu ajaran tasawuf yang salah, yang membawa jumud dan menyerah diri, yang mengajarkan ’Mûtû qabla an tamûtu, matilah sebelum...
Tasawuf Embun untuk Jiwa yang Dahaga
Ahmad Muntaha Afandie
Menurut Dr. Lwiss Saliba, pakar tasawuf dan perbandingan agama di Universitas Sorbonne, Prancis, dewasa ini masyarakat Barat sedang gelapagan mencari dimensi spiritualis sebagai penyeimbang epistemologi dan cara pandang mereka yang materialistik.
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
- Mulai
- Sebelumnya
- 1
- 2
- Berikutnya
- Akhir

